10 Ton Ganja di Sawang Dimusnahkan, Jenderal Bintang Tiga BNN RI Pimpin Langsung Pemusnahan

Img 20240123 Wa0041 E1705998622307 10 Ton Ganja Di Sawang Dimusnahkan, Jenderal Bintang Tiga Bnn Ri Pimpin Langsung Pemusnahan
Kepala BNN RI Komjen Pol Marthinus Hukom saat diwawancarai wartawan di lokasi pemusnahan ganja. (Foto : Ist)
Bagikan

SatuAcehNews | Aceh Utara – Sebanyak 22.864 batang tanaman ganja atau seberat 10 ton di lahan seluas kurang lebih dua hektare di Gampong (Desa) Teupin Reusep, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, pada Selasa (23/01/2024) dimusnahkan.

Jenderal Bintang Tiga selaku Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) yaitu Komjen Pol Marthinus Hukom pun turun langsung ke lokasi dan memimpin pemusnahan ganja tersebut.

Sertifikat Halal Gratis Aceh

Mengutip siaran pers Biro Humas dan Protokol BNN RI, pemusnahan ganja diawal tahun 2024 ini merupakan komitmen BNN RI sebagai Leading Institution dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) untuk melindungi masyarakat dan NKRI dari ancaman narkotika.

Lahan ganja tersebut merupakan hasil temuan tim BNN RI dari kegiatan monitoring lahan tanaman narkotika yang dilaksanakan secara sinergis dengan Polri khususnya Polres Aceh Utara, Polda Aceh, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Informasi Geospasial (BIG).

“Berdasarkan hasil monitoring tersebut yang ditindaklanjuti dengan proses penyelidikan oleh tim di lapangan, total tanaman ganja yang dimusnahkan adalah sebanyak 22.864 pohon ganja dengan berat lebih kurang 10 ton,” kata Kepala BNN RI, Komjen Pol Marthinus Hukom.

Adapun ketinggian tanaman ganja berkisar antara 60 cm hingga 200 cm dengan jarak tanam antara 50 cm hingga 100 cm. Pada lahan tersebut juga ditemukan bibit tanaman ganja siap tanam yang disimpan dalam polybag.

Sebagaimana dijelaskan dalam siaran pers yang diterima SatuAcehNews, bahwa pemusnahan ladang ganja tersebut dilaksanakan sesuai dengan amanat Pasal 92 Ayat (1) dan (2) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sedangkan ancaman hukuman bagi para pelaku penanam ganja adalah pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun, sebagaimana diatur dalam Pasal 111 Ayat (2) Undang – Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pada kesempatan ini, ikut serta mendampingi Komjen Pol Marthinus Hukom yaitu Irjen Pol I Wayan Sugiri selaku Deputi Pemberantasan BNN RI, Direktur Narkotika BNN RI, Alexander Sabar, Direktur Pengawasan Tahanan dan Barang Bukti BNN RI, Brigjen Pol Aldrin MP Hutabarat.

Direktur Interdiksi BNN RI, Terry Zakiar Muslim, Kepala Biro Humas dan Protokol BNN RI, Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono, Kepala BNN Provinsi Aceh, Brigjen Pol Rudy Ahmad Sudrajat, Kapolda Aceh diwakili Dir Narkoba Polda Aceh, Kombes Pol Shobarmen, Dandim 0103/Aceh Utara, Letkol Kav Makhyar, Kapolres Aceh Utara, AKBP Deden Heksaputra. (CSB)

Sertifikat Halal Gratis Aceh

Bagikan